Mendengar
kata balap sepertinya masih terdengar menakutkan bagi sebagian orang. Namun,
pada beberapa orang yang memiliki jiwa dan nyali yang besar malah merasa sangat
tertantang sehingga ingin mencoba hal tersebut. Tak ada keraguan sedikitpun
terlihat dari wajah-wajah anak muda yang merasa diri mereka mampu. Terlepas
dari apapun resiko yang setiap saat membayangi, anak-anak muda ini seolah
melupakan semua itu dan berfokus pada cita-cita yang ingin diraih.
Tujuan
mereka adalah menjadi pebalap profesional yang bisa meraih kemenangan di dunia
balapan dunia. Tak ada yang bisa menghentikan ambisi besar dari darah muda yang
selalu ingin menjadi juara itu. Mereka beranggapan bahwa menjadi seorang
pebalap sangatlah hebat. Terlebih jika mereka dapat membalap di kancah
internasional. Dan ujung dari cita-cita pebalap yaitu menjadi pebalap di
Motogp.
Dengan
kekuatan motor yang super duper cepat, kencang dan tentunya dengan menggunakan
motor yang berat pula. Tak lupa juga, pebalap dibayangi oleh resiko yang amat
besar, namun jangan diragukan tentang kesiapan pihak penyelenggara dalam
mengutamakan keselamatan para pebalap. Mulai dari helm, baju balap, hingga
motor memiliki serangkaian keselamatan yang sangat aman.
Berbicara
tentang resiko balap di kancah internasional, tahun 2021 ini sudah ada 3
pebalap yang meninggal dunia akibat terjatuh di lintasan. Mereka adalah Jason Dupasquier
berusia 19 tahun, Hugo Millán berusia 14 tahun, Dean Berta Vinales 15 tahun. Di
sirkuit Mugello, Italia pada tanggal 30 Mei 2021, Jason terjatuh dan kemudian
ditabrak oleh pengendara lain pada saat kualifikasi untuk balapan Moto3
berlangsung dan meninggal pada dini hari.
Di
sirkuit Aragon, Spanyol pada tanggal 26 Juli 2021, Hugo selama perlombaan Piala
Talent Eropa yang diselenggarakan pada kejuaaraan FIM CEV, dia ditabrak oleh
motor lain. Hugo pun meninggal akibat luka-luka yang dideritanya. Dan kemarin,
ketika balapan WorldSSP300 di Jerez, Spanyol pada tanggal 27 September 2021, Dean
jatuh di tikungan 2 dan kemudian ditabrak oleh pengendara lain, dan meninggal
di rumah sakit beberapa jam kemudian.
Balap
motor itu sangat berbahaya. Hal tersebut merupakan kebenaran yang tidak dapat
terhindarkan yang harus dihadapi. Banyak yang bertanya-tanya tentang olahraga
kuda besi yang satu ini. Amankah? Namun, tak ada yang bisa menjawab dengan
pasti. Tapi semua berharap tak akan ada lagi korban selanjutnya di balapan masa
depan. Yang perlu dilakukan pada olahraga balap motor ini yaitu terus berusaha
membuat olahraga ini seaman mungkin. Itu akan melibatkan hal-hal tentang siapa
yang bisa diizinkan untuk bersaing, apa syaratnya, dan di tempat mana akan
berlangsung. Serta mengenai tingkat bahaya apa, tingkat kematian apa yang
mungkin diperoleh.